Contoh Surat Cerai Terbaru dan Update
Contoh Surat Cerai

By justika blog 27 Jan 2022, 16:49:55 WIB Hukum
Contoh Surat Cerai Terbaru dan Update

Gambar : Contoh Surat Cerai


Salah satu cara untuk mengakhiri suatu perkawinan adalah dengan perceraian. Perceraian hanya dapat dilakukan dengan sidang pengadilan. Pengadilan negeri bagi yang bukan Islam, dan pengadilan agama bagi yang beragama Islam. Oleh karena itu, salah satu pihak yang ingin bercerai perlu mengajukan gugatan cerai ke pengadilan.

Cara mengajukan gugatan cerai ke pengadilan adalah dengan mendatangi pengadilan agama bagi yang beragama Islam dan pengadilan negeri bagi yang beragama selain Islam. Setelah itu, Anda bisa mendaftarkan gugatan perceraian ke pengadilan tersebut. Agar lebih jelas, ada baiknya untuk mengetahui contoh surat cerai sebelum mencoba melakukan gugatan cerai.

Alasan yang Dibenarkan untuk Bercerai

Dasar hukum pengajuan cerai telah diatur dalam UU Perkawinan, yaitu dalam hal salah satu pihak dari pasangan melakukan hal berikut:

  1. Melakukan perzinahan, pecandu alkohol, pecandu narkoba, pejudi, atau menunjukkan sifat buruk lainnya yang sulit disembuhkan;

  2. Meninggalkan pasangannya selama dua tahun berturut-turut, tanpa persetujuan dan tanpa alasan yang sah atau tidak adanya alasan yang di luar kendalinya;

  3. Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya 5 (lima) tahun berturut-turut atau lebih lama;

  4. Melakukan kekerasan atau prilaku buruk yang membahayakan nyawa pasangan lain;

  5. Menderita cacat atau penyakit yang menghalangi pemenuhan kewajiban suami atau istri; atau

  6. Memiliki perbedaan yang tidak dapat didamaikan, misalnya pertengkaran terus-menerus dan tidak ada harapan untuk hidup rukun lagi.

 

Contoh Surat Cerai Terbaru

       Bandung, ................................... 2020

   

Kepada

    Yth. Ketua Pengadilan Agama Bandung

    di

 Jl. Terusan Jakarta No.120 Bandung.

 

Assalamu‘alaikum Wr.,Wb.

 

Dengan hormat, perkenankanlah saya yang bertanda tangan di bawah ini:

 

Xxxxxxxxxx binti Xxxxxxxxxx, NIK .............................., Tempat tanggal lahir: Cilacap, ......................., umur 37 tahun, agama Islam, pendidikan SMA, pekerjaan Mengurus rumah tangga, bertempat tinggal di .........................., RT ........... RW ............., Kelurahan ......................, Kecamatan ....................., Kota Bandung. Untuk selanjutnya disebut Penggugat;

 

Dengan ini mengajukan gugatan cerai terhadap:

 

Xxxxxxxxxx bin Xxxxxxxxxx, NIK ..............................., Tempat tanggal lahir: Bandung, 05 April 1983, umur 36 tahun, agama Islam, pendidikan SMA, pekerjaan Wiraswasta, bertempat tinggal di .........................., RT ........... RW ............., Kelurahan ......................, Kecamatan ....................., Kota Bandung. Selanjutnya disebut  Tergugat; 

 

Adapun yang menjadi dasar hukum dan alasan alasannya sebagai berikut:

 

1.     Bahwa antara Penggugat dan Tergugat adalah sepasang suami isteri sah yang menikah pada tanggal ........................ dan telah dicatatkan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan ..................., Kota .......................... dengan bukti Kutipan Akta Nikah Nomor: xxx/xxx/x/2005 tanggal ..........................

2.     Bahwa setelah menikah antara Penggugat dengan Tergugat tinggal dan hidup bersama terakhir di rumah kediaman orangtua Tergugat beralamat di Jalan .........................., RT ........... RW ............., Kelurahan ......................, Kecamatan ....................., Kota Bandung.

3.     Bahwa semula keadaan rumah tangga antara Penggugat dengan Tergugat hidup rukun dan harmonis kurang lebih selama 13 tahun. Dan dari hasil perkawinan antara Penggugat dengan Tergugat telah dikaruniai 2 (dua) orang anak masing-masing bernama:

3.1.         ......................... (P/L), Tanggal Lahir .................

3.2.         ......................... (P/L), Tanggal Lahir .................

4.     Bahwa seiring berjalannya waktu ternyata keadaan rumah tangga antara Penggugat dengan Tergugat tidak selamanya rukun dan harmonis, rumah tangga antara Penggugat dan Tergugat sejak bulan Maret 2018 mulai terjadi perselisihan dan pertengkaran terus menerus, sehingga Penggugat merasakan apa yang menjadi tujuan dari perkawinan seperti yang tercantum dalam undang-undang perkawinan tidak berhasil dicapai Penggugat dan Tergugat. Sebagai sepasang suami isteri Penggugat dan Tergugat telah beruapaya sedemikian rupa untuk dapat mempertahankan perkawinan ini tetapi upaya tersebut sepertinya semakin sulit terwujud, sehingga Penggugat mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Bandung. Adapun sebab-sebab perceraian ini diajukan adalah sebagai berikut:

4.1.         Tergugat tidak bertanggung jawab dalam hal ................................................

4.2.          

5. Bahwa Penggugat telah berusaha sabar untuk mempertahankan rumah tangga, tetapi Tergugat tidak berubah dan merubah sikapnya. Puncaknya pada bulan ................ tahun ..................... Tergugat pergi meninggalkan Penggugat sehingga antara Penggugat dengan Tergugat sudah pisah tempat tinggal dan sudah tidak melaksanakan kewajiban masing-masing layaknya suami istri lagi terhitung selama ............ tahun ............... bulan.

6.     Bahwa selama pisah tempat tinggal Penggugat tinggal di ............................., sedangkan Tergugat tinggal di .......................................

7.     Bahwa selama pisah tempat tinggal antara Penggugat dengan Tergugat tidak berkomunikasi dan Tergugat tidak memberikan nafkahnya kepada Penggugat.

8.     Bahwa berdasarkan uraian tersebut di atas, jelas bahwasanya antara Penggugat dengan Tergugat sudah tidak ada lagi rasa saling menyanyangi, cinta mencintai sehingga apa yang menjadi tujuan dan sendi-sendi dasar sebuah perkawinan sebagaimana yang tersebut dalam Pasal 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan yaitu bertujuan untuk membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal tidak dapat tercapai dan terwujud, sehingga Penggugat berketetapan hati untuk bercerai dengan Tergugat.

9.     Bahwa pengajuan gugatan cerai Penggugat telah memenuhi alasan-alasan perceraian sebagaimana diatur dalam Pasal 19 huruf f Peraturan Pemerintah Nomor 9 tahun 1975 jo Pasal 116 huruf f Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam.

 

Bahwa berdasarkan hal-hal dan alasan tersebut di atas, maka gugatan cerai Penggugat ini telah sesuai dan memenuhi ketentuan hukum dan mempunyai alasan-alasan yang cukup. Maka oleh karenanya Penggugat memohon kepada Ketua Pengadilan Agama Bandung Cq. Majelis Hakim berkenan membuka persidangan untuk memeriksa dan mengadili perkara ini dan berkenan menjatuhkan putusan yang amarnya sebagai berikut :

 

1. Mengabulkan gugatan Penggugat;

2. Menjatuhkan talak satu ba’in sughra dari Tergugat (Xxxxxxxxxx ) terhadap Penggugat (Xxxxxxxxxx );

3. Membebankan biaya perkara menurut hukum;

 

Atau apabila Majelis Hakim Pengadilan Agama Bandung berpendapat lain, mohon putusan yang seadil adilnya (ex aequo et bono).

Demikian dan atas terkabulnya gugatan cerai ini, penggugat menyampaikan terima kasih.

 

Wassalamu ‘alaikum Wr.,Wb.

 

Hormat Penggugat,

             

 

 

        Xxxxxxxxxx 


 




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment


Owner

Owner
aan
Baca Perkenalan

Ads

Informasi Visitor

    IP Anda : 216.73.217.90

    Browser : Mozilla/5.0 AppleWebKit/537.36 (KHTML, like Gecko; compatible; ClaudeBot/1.0; [email protected])

    Referensi :

    ISP : 216.73.217.90