Istilah untuk menggambarkan situasi di mana suatu jenis binatang (spesies) sebelumnya ada di bumi namun sekarang sudah tidak memiliki satu pun anggota yang hidup disebut punah (extinction).
Kepunahan bisa terjadi secara alami akibat perubahan iklim yang ekstrem, bencana alam besar, atau karena aktivitas manusia seperti perburuan liar dan perusakan habitat.
Berikut adalah beberapa contoh binatang terkenal yang dulunya ada, namun sekarang sudah punah:
Dinosaurus (seperti T-Rex dan Triceratops): Punah sekitar 66 juta tahun lalu, kemungkinan besar akibat hantaman asteroid besar ke bumi.
Mammoth Berbulu (Woolly Mammoth): Kerabat gajah purba yang hidup di zaman es dan punah sekitar 4.000 tahun lalu karena perubahan iklim dan perburuan oleh manusia purba.
Harimau Gigi Pedang (Sabertooth Tiger / Smilodon): Kucing besar dengan taring panjang yang punah di akhir zaman es.
Burung Dodo: Burung yang tidak bisa terbang dari Pulau Mauritius. Mereka punah pada abad ke-17 karena diburu oleh pelaut dan ekosistemnya dirusak oleh hewan pendatang.
Tasmanian Tiger (Thylacine): Marsupial (hewan berkantung) karnivora mirip serigala dengan garis-garis di punggungnya. Spesimen terakhirnya mati di kebun binatang pada tahun 1936.
Merpati Penumpang (Passenger Pigeon): Dulunya merupakan salah satu burung dengan populasi miliaran di Amerika Utara, namun punah total pada tahun 1914 akibat perburuan massal.
Indonesia juga kehilangan beberapa satwa endemiknya yang ikonik:
Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica): Dinyatakan punah sekitar tahun 1980-an akibat menyusutnya hutan habitat mereka dan perburuan.
Harimau Bali (Panthera tigris balica): Kepunahannya terjadi lebih awal, yaitu sekitar tahun 1937.
💡 Info Tambahan: Saat ini, para ilmuwan sedang mengembangkan teknologi genetika bernama de-extinction (pemulihan kepunahan) untuk mencoba "menghidupkan kembali" beberapa hewan yang punah seperti Mammoth dan Burung Dodo menggunakan sampel DNA mereka.